Pages

Showing posts with label pOeTry. Show all posts
Showing posts with label pOeTry. Show all posts
Thursday, May 17, 2012 0 comments

Tutup mulutmu

jangan suruh aku menulis kata kata manis.
berjejalan kalimat kalimat romantis.
kalau hanya bisa buatmu meringis,
senyum senyum manis tak terlukis,
dan akhirnya kau tahu sendiri, tangis

jangan paksa aku.

biarkan aku diam,
diam diam mencintaimu,
apa adanya diriku..

ajari aku menata kata-kata
biar mereka bisa membaca tanpa kaca mata...

apa itu artinya cinta
yang nyatanya cuma seputar kamu saja
 

Thursday, April 5, 2012 0 comments

Hujan..

tetapkah duduk disini?
ketika mereka berlari semburat,berebutan mencari tempat teduh yang hangat.
pasanglah telinga kanan kiri,
hidupkanlah nyala hati,
lalu putarlah sebuah memori,

kau dengar mereka berdenting tanpa henti,
di genteng, kolam, rumputan, batu, jerami,
ada juga di wajahmu, yang perosotan di pipi,
membentuk nada nada di tempatnya sendiri,
jadi resonansi,untaian melodi pembawa rindu,
.........
clap!!

kilatan cahaya membawa jiwaku dalam kerlap,seperti gelap,
aku berpindah dalam sekejap,
berjalan ke lorong lorong penuh bingkai sepi.
kau lihat diputarkan semua kejadian itu kembali
saat saat ruap gejolak luber dari hati,dan kamu pada akhirnya penuh sesal mengutuki diri sendiri.
saat hati kecil berkata :betapa bodohnya kamu ini.
.....

syut!!
agak terkejut dibawa hanyut.
terdengar lembut saat kenangan indah disebut.
begitu tak terasa ,seperti baru saja menikmati senja,
ketika dulu tawa dibunyikan bersama,
bahagia diluapkan sebanyak banyaknya,
dan saat kita jumpa lagi dalam satu meja,
di iringi senyum dan tawa,kita ceritakan kembali semuanya,
begitu tak terasa,seperti baru saja menikmati senja,
..............

hei kawan,
musik sudah berhenti,
lihatlah,
di langit sudah muncul pelangi.
kita sudahi dulu jalan jalan kali ini.


kalau kau dengar lagi itu lagu ,bergegaslah kau ajak aku,
karena hari ini kau sudah kuberitahu,
“Di dalam hujan itu, ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yg rindu”.

=Abrian Rizky=

gara-gara ini, mulai memperdebatkan lagi filosofi hujan dan gerimis ama sahabat saya satu ini =.=a
at least..
puisinya yang paling keren y ini, menurut saya
:)
Thursday, February 18, 2010 0 comments

elegi

elegi

Layar buram itu, seakan putih
Putih seperti wajah pucat yang hari ini kutemui
Hujan hari ini Cuma gerimis
Rintikannya pelan
Sepelan aku mengeja namanya

Remuk ragaku
Sabitkan siluet tajam
Mencabik sesuatu didasar seonggok daging dalam tubuhku
Entah apa itu namanya
Yang jelas aku sering mendengarnya

Rindu...
Apa itu?
Aku tak tau!
Thursday, October 22, 2009 0 comments

when i felt down

arghhhh entahlah!

kudapati hari ini sepi
sendiri
mati
sunyi
kelam datas batu hitam
aku ingin lari sembunyi
menjauh dari perbatasan ini
bintang....
kemana engkau yang dulu selalu benderang?
sinari mataku yang seolah mulai terpejam
lilin....
kemana cahayamu yang temaram
hangatkan ragaku kala kelam
yeah....
hari ini kelam
hari ini kejam
hari ini temaram
tapi hari ini pula aku mencoba benderang
mencari bintangku yang hilang
bintang....
tunggu aku disitu
kau akan dapati aku!
Sunday, July 26, 2009 0 comments

Living 4 no meaning

Living 4 no meaning

U may never know how it feels
When u are nobody for everybody
When u are nothing to everything
U don’t have any chance to find tomorrow
Worse, u don’t belong to tomorrow

U don’t own the reason
What u’are living
For yesterday, today or next lives
U only see what u wanna see
Not what u have to see
U only do what is forced to u
Not what u really want to do
U are worthless to choose
Cause the choices are not made for u
Simply, u have no right to choose
Neither to take, or to pick

U are living
But u belong to the death realm
U are breathing
But u only borrow the air from other
See…
U really have no value to the world
U are not as small as dust
But people can’t notice u
U are not as transparent as wind
But people are so hard to feel you
U are not seen,
An invisible creature
U exist but u mean nothing
U might never know how it feels
Coz U ARE THE REASON FOR WHATEVER BAD I FEEL…..


Buka-buka arsip lama tulisantulisan gilaku, ealah nemu ini.
Kayaknya belum pernah tak publish. *percuma juga, yang bersangkutan gak pernah baca ;p*
Sebuah puisi dari sebuah novel yang pernah saia baca *dahsyat ceritanya*
Kalo gak salah judulnya....lupaaaa ;p *maaf yang punya novel, maap...beneran lupa*
6 oktober 2008 19:16:58
Saia dulu pernah menyalinnya
Masa peralihan, peralihan menghapus semua kenangan *susahnyo setengah mampus*
Masa laluuu..... lalu sekaliiii.....
Dia gak menarik, tapi aq tertarik
Hebatnya mampu gantikan ’dia yang namanya gak boleh disebut’
Dia gak cakep, tapi menurutku cuakeep
Dia gak normal, tapi menurutku so what? :p
Dia lucu, selalu membuat harihariku terasa gila jika melihatnya
Dia berandal, tapi aq yakin didalam dirinya ada sosok manusia yang luar biasa sopan dan menghargai sesama
Suka sekali caranya berkata, ”ipa 1 ya?”
Dia.... dia indah, tapi bukan untuk lindaa... 
Seseorang disini telah menggantikanmuu, aku kan berdosa bila merindukanmuuu :p
Yang lebih indah dan lebih dari segalanya dari ”dia” *kcuali tingginya* :p
udah ada.....

Seperti kata-kataku untukmu saat pergi dulu...
Dirimu dihatiku tak lekang oleh waktu...Meski kau bukan milikku.... 
Udah ganti ternyata sekarang, dirimu dihatikuu TLAH lekang oleh waktuuuu..... :D
Maaf ya.....
Hidupku buat masa depan, bukan masa lalu!!