Pesan dari hati
lukisan alam hari ini…
ukirkan tinta penuh warna
teteskan sesuatu dilubuk jiwa
fajar mulai meyingsing....
ikuti terbukanya kelopak lily pagi ini
angin semilir menggetarkan jiwa
rindu… rindu…. rindu
iringi hembusan nafasku untuknya
sujud sembah untuk yang Maha Kuasa atas anugerah terindahNya
seorang manusia
yang jika kusebut namanya....
ada sesuatu yang bergetar hebat dalam jiwa
ia indah....
filisofi indah memang tak mudah dijelaskan,
untaian 1000 kata tak cukup mendeskripsikan
detik dimana aku melihatnya
dunia tak boleh menyiksa hidup dan asanya
inginku hanya tersenyum melihat ia berjalan menatap dunia
nafaskan kata bahagia ditiap jejak langkahnya....
cukupkan diriku atas senyumnya
cukupkan diriku atas rasaku untuknya
cukupkan diriku atas rasanya dan rasaku
cukupkan diriku untuk berhenti menyayanginya jika ia tak pernah bahagia
cukupkan diriku untuk tulusnya rasaku tanpa harus ia ikut seperti itu
cukupkan diriku Allah....
cukupkan diriku jika ia memang kelak bukan tercipta untukku....
skip to main |
skip to sidebar
Learn more, dream more!
Pages
Menulis, mengarang, dan coret-coret
Knapa saia suka menulis? Saia sendiri gak tau jawabannya.... :p
Menulis itu menyalurkan apa yang ada difikiran, biar gak numpuk
Menulis itu membuat saia nyaman
Menulis itu melatih kosakata, cara pandang, dan memperluas cara berfikir saia
Jadi wartawan, citacita kecil saia(selain jadi guru TK), biar otak jalan terus, up to date, simpel alasannya
Tapi menurut ibu saia tercinta….klo diculik piye??? Masak aja kagak bisa, kalo ngeliput dipedalaman mau maem apa?
Hahagz. Alasan yang aneh.
Karena tidak diizinkan, jadi belok cita-citanya. Pengen jadi novelist.
Udah nulis dari kelas 1 sma tapi kagak jadi-jadi *menurut adel malah nulis dari jaman bahula kok jek nyampe kata pengantar* hahagz, kurang diajar emang tu orang.
Sebenarnya udah jalan,, tapi karena inspirasinya ilang... jadi males nulis lagiii.
Entahlah, kapan saia bisa melanjutkannya.....
Knapa saia suka menulis? Saia sendiri gak tau jawabannya.... :p
Menulis itu menyalurkan apa yang ada difikiran, biar gak numpuk
Menulis itu membuat saia nyaman
Menulis itu melatih kosakata, cara pandang, dan memperluas cara berfikir saia
Jadi wartawan, citacita kecil saia(selain jadi guru TK), biar otak jalan terus, up to date, simpel alasannya
Tapi menurut ibu saia tercinta….klo diculik piye??? Masak aja kagak bisa, kalo ngeliput dipedalaman mau maem apa?
Hahagz. Alasan yang aneh.
Karena tidak diizinkan, jadi belok cita-citanya. Pengen jadi novelist.
Udah nulis dari kelas 1 sma tapi kagak jadi-jadi *menurut adel malah nulis dari jaman bahula kok jek nyampe kata pengantar* hahagz, kurang diajar emang tu orang.
Sebenarnya udah jalan,, tapi karena inspirasinya ilang... jadi males nulis lagiii.
Entahlah, kapan saia bisa melanjutkannya.....
Living 4 no meaning
U may never know how it feels
When u are nobody for everybody
When u are nothing to everything
U don’t have any chance to find tomorrow
Worse, u don’t belong to tomorrow
U don’t own the reason
What u’are living
For yesterday, today or next lives
U only see what u wanna see
Not what u have to see
U only do what is forced to u
Not what u really want to do
U are worthless to choose
Cause the choices are not made for u
Simply, u have no right to choose
Neither to take, or to pick
U are living
But u belong to the death realm
U are breathing
But u only borrow the air from other
See…
U really have no value to the world
U are not as small as dust
But people can’t notice u
U are not as transparent as wind
But people are so hard to feel you
U are not seen,
An invisible creature
U exist but u mean nothing
U might never know how it feels
Coz U ARE THE REASON FOR WHATEVER BAD I FEEL…..
Buka-buka arsip lama tulisantulisan gilaku, ealah nemu ini.
Kayaknya belum pernah tak publish. *percuma juga, yang bersangkutan gak pernah baca ;p*
Sebuah puisi dari sebuah novel yang pernah saia baca *dahsyat ceritanya*
Kalo gak salah judulnya....lupaaaa ;p *maaf yang punya novel, maap...beneran lupa*
6 oktober 2008 19:16:58
Saia dulu pernah menyalinnya
Masa peralihan, peralihan menghapus semua kenangan *susahnyo setengah mampus*
Masa laluuu..... lalu sekaliiii.....
Dia gak menarik, tapi aq tertarik
Hebatnya mampu gantikan ’dia yang namanya gak boleh disebut’
Dia gak cakep, tapi menurutku cuakeep
Dia gak normal, tapi menurutku so what? :p
Dia lucu, selalu membuat harihariku terasa gila jika melihatnya
Dia berandal, tapi aq yakin didalam dirinya ada sosok manusia yang luar biasa sopan dan menghargai sesama
Suka sekali caranya berkata, ”ipa 1 ya?”
Dia.... dia indah, tapi bukan untuk lindaa...
Seseorang disini telah menggantikanmuu, aku kan berdosa bila merindukanmuuu :p
Yang lebih indah dan lebih dari segalanya dari ”dia” *kcuali tingginya* :p
udah ada.....
Seperti kata-kataku untukmu saat pergi dulu...
Dirimu dihatiku tak lekang oleh waktu...Meski kau bukan milikku....
Udah ganti ternyata sekarang, dirimu dihatikuu TLAH lekang oleh waktuuuu..... :D
Maaf ya.....
Hidupku buat masa depan, bukan masa lalu!!
U may never know how it feels
When u are nobody for everybody
When u are nothing to everything
U don’t have any chance to find tomorrow
Worse, u don’t belong to tomorrow
U don’t own the reason
What u’are living
For yesterday, today or next lives
U only see what u wanna see
Not what u have to see
U only do what is forced to u
Not what u really want to do
U are worthless to choose
Cause the choices are not made for u
Simply, u have no right to choose
Neither to take, or to pick
U are living
But u belong to the death realm
U are breathing
But u only borrow the air from other
See…
U really have no value to the world
U are not as small as dust
But people can’t notice u
U are not as transparent as wind
But people are so hard to feel you
U are not seen,
An invisible creature
U exist but u mean nothing
U might never know how it feels
Coz U ARE THE REASON FOR WHATEVER BAD I FEEL…..
Buka-buka arsip lama tulisantulisan gilaku, ealah nemu ini.
Kayaknya belum pernah tak publish. *percuma juga, yang bersangkutan gak pernah baca ;p*
Sebuah puisi dari sebuah novel yang pernah saia baca *dahsyat ceritanya*
Kalo gak salah judulnya....lupaaaa ;p *maaf yang punya novel, maap...beneran lupa*
6 oktober 2008 19:16:58
Saia dulu pernah menyalinnya
Masa peralihan, peralihan menghapus semua kenangan *susahnyo setengah mampus*
Masa laluuu..... lalu sekaliiii.....
Dia gak menarik, tapi aq tertarik
Hebatnya mampu gantikan ’dia yang namanya gak boleh disebut’
Dia gak cakep, tapi menurutku cuakeep
Dia gak normal, tapi menurutku so what? :p
Dia lucu, selalu membuat harihariku terasa gila jika melihatnya
Dia berandal, tapi aq yakin didalam dirinya ada sosok manusia yang luar biasa sopan dan menghargai sesama
Suka sekali caranya berkata, ”ipa 1 ya?”
Dia.... dia indah, tapi bukan untuk lindaa...
Seseorang disini telah menggantikanmuu, aku kan berdosa bila merindukanmuuu :p
Yang lebih indah dan lebih dari segalanya dari ”dia” *kcuali tingginya* :p
udah ada.....
Seperti kata-kataku untukmu saat pergi dulu...
Dirimu dihatiku tak lekang oleh waktu...Meski kau bukan milikku....
Udah ganti ternyata sekarang, dirimu dihatikuu TLAH lekang oleh waktuuuu..... :D
Maaf ya.....
Hidupku buat masa depan, bukan masa lalu!!
elegi ato ungkapan hati
musim ini dingin, sedingin apa yang berdetak ditubuhnya saat ini. daun musim ini mulai gugur, merpati putih yang dulu bersiap mengepakkan sayap kini mulai kembali kedalam sangkar. mendekap erat masing-masing dari mereka.
sejak jejakkan kaki dimusim ini, tak sedikitpun api mampu hangatkan ia, dingin, sesak, rapuh, seakan mulai rubuh. berani menatap lurus kedepan, tapi seolah takut, ia tak akan pernah sampai perbatasan tempat ia ditakdirkan. percuma meratap, tak akan pernah ada gunanya, percuma kembali kebelakang, tak akan pernah mengubah semuanya, percuma mengubah arah tempat ia berpijak, karena akan semakin mengombangambingkannya. percuma...
taun ini ia harus berlabuh, karena cuma itu jalan untuk tempatnya berteduh. tahun ini ia harus bangkit, karena cuma itu jalan satu-satunya untuknya berani dongakkan kepala menatap dunia.
ia bukan putri raja, bukan pangeran kelantan, bukan cinderella.
ia manusia biasa, bahkan terlalu biasa untuk seorang manusia, tapi selalu berusaha untuk menjadi luar biasa untuk setiap orang didekatnya.
berusaha untuk tersenyum pada setiap orang yang ada didekatnya.
argghh... sekitarnya pun tak pernah sadar jika ia kini lemah, rapuh, lelah mencari tempat untuk berteduh
air mata yang jatuh dari mata memang menyakitkan, tapi lebih menyakitkan lagi jika air mata itu jatuhnya dihati, sampai kapanpun sulit untuk menghapusnya.
karena dimata...
cuma butuh tangan, ato apapun itu untuk menghapusnya. tapi hati? cuma waktu yang bisa menghapusnya......
waktu sang penakluk segalannya...
hari inii....
seolah ada yang hilang dari hati....
entah apa itu, cuma waktu yang sanggup jadi saksi.
ia bersaksi atas fakta tapi tak berdaya untuk bicara!
musim ini dingin, sedingin apa yang berdetak ditubuhnya saat ini. daun musim ini mulai gugur, merpati putih yang dulu bersiap mengepakkan sayap kini mulai kembali kedalam sangkar. mendekap erat masing-masing dari mereka.
sejak jejakkan kaki dimusim ini, tak sedikitpun api mampu hangatkan ia, dingin, sesak, rapuh, seakan mulai rubuh. berani menatap lurus kedepan, tapi seolah takut, ia tak akan pernah sampai perbatasan tempat ia ditakdirkan. percuma meratap, tak akan pernah ada gunanya, percuma kembali kebelakang, tak akan pernah mengubah semuanya, percuma mengubah arah tempat ia berpijak, karena akan semakin mengombangambingkannya. percuma...
taun ini ia harus berlabuh, karena cuma itu jalan untuk tempatnya berteduh. tahun ini ia harus bangkit, karena cuma itu jalan satu-satunya untuknya berani dongakkan kepala menatap dunia.
ia bukan putri raja, bukan pangeran kelantan, bukan cinderella.
ia manusia biasa, bahkan terlalu biasa untuk seorang manusia, tapi selalu berusaha untuk menjadi luar biasa untuk setiap orang didekatnya.
berusaha untuk tersenyum pada setiap orang yang ada didekatnya.
argghh... sekitarnya pun tak pernah sadar jika ia kini lemah, rapuh, lelah mencari tempat untuk berteduh
air mata yang jatuh dari mata memang menyakitkan, tapi lebih menyakitkan lagi jika air mata itu jatuhnya dihati, sampai kapanpun sulit untuk menghapusnya.
karena dimata...
cuma butuh tangan, ato apapun itu untuk menghapusnya. tapi hati? cuma waktu yang bisa menghapusnya......
waktu sang penakluk segalannya...
hari inii....
seolah ada yang hilang dari hati....
entah apa itu, cuma waktu yang sanggup jadi saksi.
ia bersaksi atas fakta tapi tak berdaya untuk bicara!
dengar bisikku...
Kadang aku berfikir
Dapatkah kita terus coba
Mendayung perahu kita
Menyatukan ingin kita
Sedang selalu saja
Khilaf yang kecil mengusik
Bagai angin berhembus kencang
Goyahkan kaki kita
Genggam tanganku jangan bimbang
Tak usahlah lagi dikenang
Naif diri yang pernah datang
Jadikan pelajaran sayang
Dengar bisikanku oh dinda
Coba lapangkan dada kita
Terima aku apa adanya
Jujur hati yang kita jaga
Mengapa selalu saja
Khilaf yang kecil mengusik
Bagai ombak yang besar
Goyahkan kaki kita
Bila gundahmu tak menghilang
Hentikan dulu dayung kita
Bila kau ingin lupakan aku
Ku tak tahu apalah daya
Kadang aku berfikir
Dapatkah kita terus coba
Mendayung perahu kita
Menyatukan ingin kita
Sedang selalu saja
Khilaf yang kecil mengusik
Bagai angin berhembus kencang
Goyahkan kaki kita
Genggam tanganku jangan bimbang
Tak usahlah lagi dikenang
Naif diri yang pernah datang
Jadikan pelajaran sayang
Dengar bisikanku oh dinda
Coba lapangkan dada kita
Terima aku apa adanya
Jujur hati yang kita jaga
Mengapa selalu saja
Khilaf yang kecil mengusik
Bagai ombak yang besar
Goyahkan kaki kita
Bila gundahmu tak menghilang
Hentikan dulu dayung kita
Bila kau ingin lupakan aku
Ku tak tahu apalah daya
untitled
Serpihan pasir berserak diluar
Hembusan angin kencang mulai mengoyak
Ombak datang sampaikan satu pesan
Badai
Ungkapnya
Berjalan ditengah perkumpulan manusia
Aku terhenyak
Lautan manusia mulai bergejolak
Melangkahkan kaki dengan seribu cara
Berlari hingga buatku terdesak
Hingga kemudian jatuh ditempatku berpijak
Ramai
Gaduh
Kritis
Hampir buatku menangis
Berdiri dan tak berlari
Bersembunyi hal yang tak pernah aku ingini
Aku berjalan
Menanti badai yang segera berlari kearahku
Mencoba melepas semua penat ditubuhku
Rapuh
Patah
Tak berdaya
Berdiri ditengah keramaian itu
Masih buatku beku membiru
Kuputuskan berlari menjemput badaiku
Mungkin ia yang sanggup cairkan kebekuanku
Serpihan pasir berserak diluar
Hembusan angin kencang mulai mengoyak
Ombak datang sampaikan satu pesan
Badai
Ungkapnya
Berjalan ditengah perkumpulan manusia
Aku terhenyak
Lautan manusia mulai bergejolak
Melangkahkan kaki dengan seribu cara
Berlari hingga buatku terdesak
Hingga kemudian jatuh ditempatku berpijak
Ramai
Gaduh
Kritis
Hampir buatku menangis
Berdiri dan tak berlari
Bersembunyi hal yang tak pernah aku ingini
Aku berjalan
Menanti badai yang segera berlari kearahku
Mencoba melepas semua penat ditubuhku
Rapuh
Patah
Tak berdaya
Berdiri ditengah keramaian itu
Masih buatku beku membiru
Kuputuskan berlari menjemput badaiku
Mungkin ia yang sanggup cairkan kebekuanku
Miss them so much

Lama sekalii kawand, tak melihat wajah kalian ( kcuali delon, kmaren barusan ketemu, bosen. ;p ). Kangen sekaliiiiiiiii, ingad saat saat kita membambung bersama dipakuwon, rujakan bersama, cabut dari skul pun bersama....... T_T
Inged pas beli pop ice,
Kalian : ”pop ice apa lin?”
Linda : “pop ice melon gag pake es alias pop ice tapi panas :p”
Kalian : “sedotane 2 toh?”
Yeah, kalian tau kebiasaanku!kalian tau apa yang aku suka atopun gak suka, knapa seorang linda suka pop ice melon?pasti jawaban kalian ”soale wernoe ijo, ijo kan bonek” su’udzon emang para sahabatsahabat saia, lhah opo hubungane! Dulu di smp hobi saia mimik pop ice vanilla blue, tapi sekarang ganti melon, karena apa? Karena waktu yang mengubah saia. Bukan karena bonn ;p
Kalo saia mimik es dengan lantang kalian itu berkata, ”lindaaaa wez roh gag leh ngombe es, ndableg aeh, lek kun sakid maneh piye?!” arghh rindu sekali katakata itu, hikz, sekarang uda gag ada lagi suara menggelegar kalian, mengingatkanku tentang apa yang boleh dan gak boleh aku lakukan... T_T
Linda leletlah, anehlah, luculah, imutlah(pasti protes lek mereka baca), gokillah, ukey-ukey apapun tentang seorang linda, kalian tau! Qt itu perkumpulan para orang-orang gokil, tapi ketuanya linda ( kurang ajjar itu ), kapan qt bisa menggila bersama lagi? Keliling simo lagi??hal tergila yang pernah qt lakukan ( mekso kun iku rek, tp gak pernah nyesel aku, karena paksaan kalian, membuat saia bisa melihatnya setelah sekian lama, tapi itu saiki masa lalu, lawass ).
Funtaste 4ever....
Kalian gak akan pernah lekang oleh waktu!
Nb:
( tahun baru 2010, taruhanku masih berlaku woy! ;p, pangsit ama pop ice melon rek, tak tunggu,, sito pasti masih sama ciko. ;p )

Lama sekalii kawand, tak melihat wajah kalian ( kcuali delon, kmaren barusan ketemu, bosen. ;p ). Kangen sekaliiiiiiiii, ingad saat saat kita membambung bersama dipakuwon, rujakan bersama, cabut dari skul pun bersama....... T_T
Inged pas beli pop ice,
Kalian : ”pop ice apa lin?”
Linda : “pop ice melon gag pake es alias pop ice tapi panas :p”
Kalian : “sedotane 2 toh?”
Yeah, kalian tau kebiasaanku!kalian tau apa yang aku suka atopun gak suka, knapa seorang linda suka pop ice melon?pasti jawaban kalian ”soale wernoe ijo, ijo kan bonek” su’udzon emang para sahabatsahabat saia, lhah opo hubungane! Dulu di smp hobi saia mimik pop ice vanilla blue, tapi sekarang ganti melon, karena apa? Karena waktu yang mengubah saia. Bukan karena bonn ;p
Kalo saia mimik es dengan lantang kalian itu berkata, ”lindaaaa wez roh gag leh ngombe es, ndableg aeh, lek kun sakid maneh piye?!” arghh rindu sekali katakata itu, hikz, sekarang uda gag ada lagi suara menggelegar kalian, mengingatkanku tentang apa yang boleh dan gak boleh aku lakukan... T_T
Linda leletlah, anehlah, luculah, imutlah(pasti protes lek mereka baca), gokillah, ukey-ukey apapun tentang seorang linda, kalian tau! Qt itu perkumpulan para orang-orang gokil, tapi ketuanya linda ( kurang ajjar itu ), kapan qt bisa menggila bersama lagi? Keliling simo lagi??hal tergila yang pernah qt lakukan ( mekso kun iku rek, tp gak pernah nyesel aku, karena paksaan kalian, membuat saia bisa melihatnya setelah sekian lama, tapi itu saiki masa lalu, lawass ).
Funtaste 4ever....
Kalian gak akan pernah lekang oleh waktu!
Nb:
( tahun baru 2010, taruhanku masih berlaku woy! ;p, pangsit ama pop ice melon rek, tak tunggu,, sito pasti masih sama ciko. ;p )
Lost
Entah berapa taun yang lalu,1 taun yang lalu mungkin, pernah saia tuliskan sebuah artikel, artikel dari hal yang paling saia takuti didunia, yeah, tidak lain dan tidak bukan suatu kata yang sebenarnya gak pernah sanggup untuk saia ungkapkannya ”kehilangan”
”Hilang itu menyakitkan”
Sangat menyakitkan. Dulu saia menuliskannya karena emang gak suka kata itu, tapi sekarang, saia menuliskannya karena mulai merasakan itu. Hilang itu pasti terjadi kan? Karena tak ada yang abadi didunia ini. Kita sama-sama tau itu, gak munafik jika kita selalu mencoba untuk menghindarinya, tapi itu sudah sebuah suratan dari yang Maha Kuasa. Seseorang disana yang mungkin sebentar lagi meninggalkan surabaya demi cita-citanya, aku pasti kehilangan kamu, baik secara fisik maupun batin. Tapi hidup itu pilihan, dan kamu harus berani memilih! Jika ternyata suatu saat kamu benar-benar hilang, aku pasti akan bertahan.
saia bukan pengecut, yang karena jarak dan waktu mundur!
Belajar untuk jadi orang yang bertanggung jawab atas pilihan yang telah kita jatuhkan, dan saia udah berani milih, jadi harus berani bertanggung jawab.
Belajar untuk jadi orang yang berani menghadapi kenyataan, bukan berlari menghindari kenyataan.
Belajar menjadi dewasa, lebih bijak menghadapi masalah
Belajar ikhlas, arggh, sulit sekali, sampai detik ini dari 100% kadarnya, baru 20% saia bisa belajar darinya.
Belajar menghargai rasa, dan gak membuatnya ”sia-sia”.
Belajar menghargai hidup, dan kehidupan
Belajar menjalani petuah kakak saia tercinta ”be a good girl Lhyn” petuah dari salah satu orang yang mampu mengendalikan sikap saia selain mama saia tercinta.
Belajar menghargai perasaan sesama manusia.
Dan yang paling penting...
belajar menghargai sebuah kata....
”kehilangan”
Tak kan selamanya...
Raga ini menjagamu.....
Tak kan selamanya......
Tanganku mendekapmu....
( tak ada yang abadi )
Entah berapa taun yang lalu,1 taun yang lalu mungkin, pernah saia tuliskan sebuah artikel, artikel dari hal yang paling saia takuti didunia, yeah, tidak lain dan tidak bukan suatu kata yang sebenarnya gak pernah sanggup untuk saia ungkapkannya ”kehilangan”
”Hilang itu menyakitkan”
Sangat menyakitkan. Dulu saia menuliskannya karena emang gak suka kata itu, tapi sekarang, saia menuliskannya karena mulai merasakan itu. Hilang itu pasti terjadi kan? Karena tak ada yang abadi didunia ini. Kita sama-sama tau itu, gak munafik jika kita selalu mencoba untuk menghindarinya, tapi itu sudah sebuah suratan dari yang Maha Kuasa. Seseorang disana yang mungkin sebentar lagi meninggalkan surabaya demi cita-citanya, aku pasti kehilangan kamu, baik secara fisik maupun batin. Tapi hidup itu pilihan, dan kamu harus berani memilih! Jika ternyata suatu saat kamu benar-benar hilang, aku pasti akan bertahan.
saia bukan pengecut, yang karena jarak dan waktu mundur!
Belajar untuk jadi orang yang bertanggung jawab atas pilihan yang telah kita jatuhkan, dan saia udah berani milih, jadi harus berani bertanggung jawab.
Belajar untuk jadi orang yang berani menghadapi kenyataan, bukan berlari menghindari kenyataan.
Belajar menjadi dewasa, lebih bijak menghadapi masalah
Belajar ikhlas, arggh, sulit sekali, sampai detik ini dari 100% kadarnya, baru 20% saia bisa belajar darinya.
Belajar menghargai rasa, dan gak membuatnya ”sia-sia”.
Belajar menghargai hidup, dan kehidupan
Belajar menjalani petuah kakak saia tercinta ”be a good girl Lhyn” petuah dari salah satu orang yang mampu mengendalikan sikap saia selain mama saia tercinta.
Belajar menghargai perasaan sesama manusia.
Dan yang paling penting...
belajar menghargai sebuah kata....
”kehilangan”
Tak kan selamanya...
Raga ini menjagamu.....
Tak kan selamanya......
Tanganku mendekapmu....
( tak ada yang abadi )
Kau lebih dari itu
Denting jam mulai berdentang kencang
Angin malam mulai terasa menusuk tulang
Bulan dan bintang tampak berayun
Menyinari malam penuh kabut
Berlari melintasi kerikil
Terjatuh, terjerembab, tertatih
Pernah mengikuti
Mencari sesuatu diheningnya kegelapan
Pernah kujalani
Untuknya...
Dia yang namanya tak boleh disebut
Tapi kini semua telah pergi
Penjaga senyumku yang selalu kunanti
Atau penjaga hatiku yang tersembunyi
Dipersimpangan jalan
Sesuatu telah kutemukan
Berselimut iman
Bernafaskan dzikir
Entah nama apa yang pantas untukmu
Penjaga jiwaku?
Yang selalu damaikan sesuatu dilubuk hati?
Lentera hatiku?
Sinari apa yang bergetar dalam tubuhku jika melihatmu?
Bintang abadiku?
Penyinar sekitar jika aku merasa kegelapan?
Pelangiku?
Yang selalu beri warna dihidupku?
Ataukah belahan jiwaku?
Yang tak akan pernah lekang oleh waktu?
Apapun gelar kebangsawananmu
Kau lebih dari itu!
Denting jam mulai berdentang kencang
Angin malam mulai terasa menusuk tulang
Bulan dan bintang tampak berayun
Menyinari malam penuh kabut
Berlari melintasi kerikil
Terjatuh, terjerembab, tertatih
Pernah mengikuti
Mencari sesuatu diheningnya kegelapan
Pernah kujalani
Untuknya...
Dia yang namanya tak boleh disebut
Tapi kini semua telah pergi
Penjaga senyumku yang selalu kunanti
Atau penjaga hatiku yang tersembunyi
Dipersimpangan jalan
Sesuatu telah kutemukan
Berselimut iman
Bernafaskan dzikir
Entah nama apa yang pantas untukmu
Penjaga jiwaku?
Yang selalu damaikan sesuatu dilubuk hati?
Lentera hatiku?
Sinari apa yang bergetar dalam tubuhku jika melihatmu?
Bintang abadiku?
Penyinar sekitar jika aku merasa kegelapan?
Pelangiku?
Yang selalu beri warna dihidupku?
Ataukah belahan jiwaku?
Yang tak akan pernah lekang oleh waktu?
Apapun gelar kebangsawananmu
Kau lebih dari itu!
Subscribe to:
Posts (Atom)
About Me
- Lyra
- heroe's city, Jawa Timur, Indonesia
- mengapa saya menulis? menulis semacam monolog dengan diri saya, dengan sisi lain yang lebih bijak, dan berjeda
Popular Posts
Blog Archive
Labels
- absurd (21)
- cerpen (1)
- final project (8)
- iseng (8)
- l.i.f.e (86)
- last (2)
- life (34)
- lovely song (15)
- my Caz (14)
- my experieNce (6)
- my footprints (34)
- my MinD (126)
- part of love (29)
- pOeTry (5)
- quote (2)
- ramadhan (2)
- simple think (7)
- something the Lord created (6)
- sTupid mind (18)
- tinta merah (5)
- wishlist (1)