Pages

Saturday, July 18, 2009

ada yang hilang

elegi ato ungkapan hati

musim ini dingin, sedingin apa yang berdetak ditubuhnya saat ini. daun musim ini mulai gugur, merpati putih yang dulu bersiap mengepakkan sayap kini mulai kembali kedalam sangkar. mendekap erat masing-masing dari mereka.
sejak jejakkan kaki dimusim ini, tak sedikitpun api mampu hangatkan ia, dingin, sesak, rapuh, seakan mulai rubuh. berani menatap lurus kedepan, tapi seolah takut, ia tak akan pernah sampai perbatasan tempat ia ditakdirkan. percuma meratap, tak akan pernah ada gunanya, percuma kembali kebelakang, tak akan pernah mengubah semuanya, percuma mengubah arah tempat ia berpijak, karena akan semakin mengombangambingkannya. percuma...
taun ini ia harus berlabuh, karena cuma itu jalan untuk tempatnya berteduh. tahun ini ia harus bangkit, karena cuma itu jalan satu-satunya untuknya berani dongakkan kepala menatap dunia.
ia bukan putri raja, bukan pangeran kelantan, bukan cinderella.
ia manusia biasa, bahkan terlalu biasa untuk seorang manusia, tapi selalu berusaha untuk menjadi luar biasa untuk setiap orang didekatnya.
berusaha untuk tersenyum pada setiap orang yang ada didekatnya.
argghh... sekitarnya pun tak pernah sadar jika ia kini lemah, rapuh, lelah mencari tempat untuk berteduh
air mata yang jatuh dari mata memang menyakitkan, tapi lebih menyakitkan lagi jika air mata itu jatuhnya dihati, sampai kapanpun sulit untuk menghapusnya.
karena dimata...
cuma butuh tangan, ato apapun itu untuk menghapusnya. tapi hati? cuma waktu yang bisa menghapusnya......
waktu sang penakluk segalannya...
hari inii....
seolah ada yang hilang dari hati....
entah apa itu, cuma waktu yang sanggup jadi saksi.
ia bersaksi atas fakta tapi tak berdaya untuk bicara!

0 comments: