Pages

Sunday, November 13, 2011

Renungan kloset

Ada baiknya, tak mencatat hidup dalam lembar" buku harian
suatu masa,
jika membacanya lagi
manis, membuat kita ingin kembali
pahit, membuat duka tak bisa lupa

ada baiknya, merenungi hidup dalam kloset yang sepi
tak perlu malu mengenang, tersenyum atau menangis

setelah itu, siram semua
bersiap menerima makanan baru
yang lebih baik dari kemarin

by:
rieke diah pitaloka
renungan kloset - dari cengkeh sampai utrech

0 comments: