biar diam yang mengabadikannya..
andai kita dipertemukan g pada waktu yang seperti ini
g pada keadaan ini
g pada jam ini
g pada saat ini ada ungkapan manis yang menelusup hati, tapi juga mencengkramnya, siap merobek bagian mana saja,
bukan, bukan cinta yang aku tau
sejengkalpun aku tak pernah mau tau jika hatimu terpaut padaku
tapi rasa aneh yang mengoyak batin yang g pernah anda tau
yaya, anda tak akan pernah tau
karna sepintar anda pula aku menyembunyikannya
kalo saja tak ada siapapun disebelahmu detik dimana anda berucap kalimat yang menelusup kedinding pori2 suatu wujud dalam tubuhq,
mungkin jadinya g seperti ini, G SEPERTI INI!
biar diam yang mengabadikannya..
biar diam yang mengabadikannya..
biar diam yang mengabadikannya..
hingga nanti Tuhan berkata, dan menjawabnya dengan ucapan dari kedua mulut kita, dan menghapus diam yang hari ini kita bina
skip to main |
skip to sidebar
Learn more, dream more!
Pages
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
About Me
- Lyra
- heroe's city, Jawa Timur, Indonesia
- mengapa saya menulis? menulis semacam monolog dengan diri saya, dengan sisi lain yang lebih bijak, dan berjeda
Popular Posts
Blog Archive
Labels
- absurd (21)
- cerpen (1)
- final project (8)
- iseng (8)
- l.i.f.e (86)
- last (2)
- life (34)
- lovely song (15)
- my Caz (14)
- my experieNce (6)
- my footprints (34)
- my MinD (126)
- part of love (29)
- pOeTry (5)
- quote (2)
- ramadhan (2)
- simple think (7)
- something the Lord created (6)
- sTupid mind (18)
- tinta merah (5)
- wishlist (1)
0 comments:
Post a Comment