Pages

Sunday, April 20, 2014 0 comments

Not bitter one

Buat yg masih punya kepaitan sama orang
lain, yuk ampuni mereka sblm terlambat..
Memaafkan orang bukan merugikanmu, tp
melepaskan bebanmu :)

Liat tulisan ini ditwitter semacam ngeflash back masalah dihidup saya. Senyum liatnya, abis itu g kerasa kalo uda netesin air mata :'D
Saya, memang sudah sering dibenci, jd knapa musti sedih linda?
Justru sedihnya selalu dibenci bloggy :'D
Dalam case yang g cuma sekali, km selalu dibenci, rasa sakitnya luar biasa :'D
Pnah g kamu berpikir sekali ae, sesakit apa jadi saya,
Yang dulu disayangi kemudian jadi yg paling dibenci
Pernah ada diposisi itu?
Karna saya yang selalu diposisi itu, dalam cerita ini
:"
Jika untuk hal yang menyakitkan hati kamu 1 arah saja sudah membenci saya semacam alien dri planet lain yang perlu dimusnahkan,
Pernah ngerasain ditolak mentah2 apa yg kamu kasi didepan banyak mata?
Pernah ditinggalin jadian sama manusia lain, tp setaun kemudian baru minta maaf?
Seharusnya sebenci apa yang harus saya rasa..
Akhirnya saya tetap senyum didepan kan, welcome outside, and you never know inside
Sedikitpun, saya g pernah nanem benih benci, apalagi g suka buat kamu
Buat kehidupan kamu
Buat pacar kamu waktu itu..
Saya juga sakit kok, cuma saya mikir, ketika orang yang saya sayang bahagia dengan pilihannya..
Disitu letak rasa sayang saya..
Sakit, tp ayem dihati..
Ketika lihat orang yang pernah sampe ngebuat kamu bikin janji dengan diri sendiri,
Akan selalu memastikan hidup dia bahagia dan baik-baik kedepan..
Membawa dia keluar dari tempat kesunyian yang pernah membunuh karakternya
Cukup, untuk hidup yang pernah menyiksanya
Semacem retoris, ketika ditanya,
Kamu g patah hati?
Manusia mana yg g patah?
Tapi ini bukan sekedar perkara patah, ketika yang kamu liat bisa ketawa lepas, jauh lebih berharga dari sekedar patah....

Kadang terasa menyakitkan,
Jika hal itu dibahas lagi,
Dibahas dengan kalimat 'dia g mau mengingatmu, akan menambah kadar bencinya'
Kalimat maaf macam apa yg belum pernah saya ucapin bloggy
Dan kalimat maaf dia, belum pernah saya dengar langsung dari mulutnya..
Karna nyatanya,
Mungkin kalimat maaf itu terlalu istimewa diucapkan buat saya..

Kamu, belum pernah dihantam kesakitan dari berbagai arah kan? Pernahkah saya, menyakiti kamu lebih dari sekedar kalimat menyakitkan?
Belum pernah ditinggal ditengah malam kan?
Belum pernah ditinggal jadian kan?
Belum pernah, dan saya g akan pernah ridho ada yang melakukan itu atas kamu

Saturday, April 19, 2014 2 comments

Kopi #1

saya, sudah sangat lama g nulis cerita fiksi, bahkan tulisan yang pernah niat saya jadiin novelpun saya lupa dimana filenya, sangking lamanya g pernah nulis, adel uda pernah nagih itu berulang kali :D
saya hari ini pengen nulis, yuk mari, kita menjelajah dan membangkitkan *lagi* alam liar seorang linda xD



Malam yang sendu, masih saja hari ini hujan. dilihat dari sudut pandang duduk dimanapun, tetap saja kelihatan hujan. jelas, ruangan ini dikelilingi kaca, tumbuhan merambat, dan tanaman lainnya yang menyejukkan mata. dan tiap sabtu malam, farah duduk dipojokan, gadis manis, berambut lurus sebahu, berhidung mancung, sekalipun sedikit. ah entahlah apa itu bisa disebut mancung? kakaknya lebih suka menyebutnya sedikit maju, dan agak mundur.

"knapa elo selalu tau gue ada disini" kalimat dingin keluar dari mulutnya, sekalipun tanpa menatap manusia yang sudah duduk manis didepannya.
"karna emang uda kebiasaan elo, kmana lagi kalo uda ditelpon g diangkat"
mahendra, sahabatnya sejak SMA, mulai mengoceh kesana kemari, sambil mengibas-ibaskan jaketnya yang basah. Mahendra, untuk ukuran cowok setengah baya, yang belum terlalu matang juga tidak terlalu muda, termasuk kategori ganteng. tingginya mendekati 170 cm, panggilannya endra, tapi farah lebih suka memanggilnya mahen, dan paling sering memanggilnya maho.
"bisakah kita seperti manusia normal, yang bicara dengan tatapan?"
farah menghentikan ketikan jarinya diatas keyboard. Menatap  lekat manusia didepannya. "bisakah elo g mengganggu konsentrasi gue menulis?" kacamata berframe hitam yang hari ini ia gunakan mempertegas siluet wajahnya, tatapan tajam, poni samping yang sepertinya sudah terlalu panjang, ia biarkan mengganggu matanya.
"dasar mak lampir, jutek banget sih neng, PMS ya? oh lupa, bawa'an orok"
"bukan, bukan bawa'an orok, infeksi alien"
"hahahaha, elo faraa, pengen gue sumpel pake popok kalo uda mulai becanda"
"g sekalian softex?"
"ah gak ah, mahal, terus kebanyakan pilihan, ada yang bersayap, ada yang gak bersayap, ada yang maxi ada yang mini, mereknya banyak, terus ada yang apa itu, yang kecil, yang biasanya elo nyuruh gue beli...."
CLETAK
"adoooh"
"enak g ditimpuk benda kecil?" ngakak sambil nunjuk tipe-x yang dia bawa hari ini
"aseeem, elo ngapain bawa gituan? emang fungsi nghapus tulisan dilepi ya?"
"uda deh uda deh g usah kepo"
"bagus, ada perubahan dalam perbendaharaaan bawa'an ditas elo. terus elo kapan move on dari tempat duduk elo yang abadi 2 tahun ini?"
"eh, gue sering move on keles, kemarin tempat duduk gue dipojokan situ" nunjuk tempat paling pojok diruangan
"tempat duduk ati elo kelesssss"
"udah deh mahooo, gue uda g punya ati" tatapan kosong farah ke arah hujan deras, membangunkan memori sedingin hujan diluar, ah farah, kamu menarik, tapi seperti hujan deras itu, kamu belum tau kapan kamu berhenti turun, sampai Yang Kuasa berkuasa menghentikan itu
"yang mati itu dia, bukan ati elo. dia gak bakal bisa balik fara" saut endra kalem
"iya gue tau" semakin pelan suara farah
"ah udah ah, percakapan kayak ginian kira2 uda 116x2 kali dihidup gue sama elo"
"hahahaha, pinter banget elo kalo ngitung, padahal unas juga ngepas nilainya" farah ngakak karna punya senjata telak buat endra
"udah deh ya, g usah diingetin, dasar kopi"
"eh, kulit gue kuning langsat ya, g mirip kopi, enak aja lho ngatain gue kopi, kulit kayak snow white gini"
"elo itu kopi, kopi dikedai ini, kita dikasi kopi yang masi asli, g pake gula dan g pake sejenisnya, gula pun dipisah, campuran lainnya dipisah, gue butuh mencampur dengan takaran yang pas,biar enak rasanya, biar bisa elo sautin dengan ramah"
"hmmm, dan kondisi ati gue kayak kopi, gue butuh seseorang yang mampu meracik dan ngehidangin ke gue kopi yang enak buat gue minum, gue minum sampe abis"
"that's right, this it dear, kopi ala mahendra served for you" nyodorin kopi
"no dear, i know your taste, pasti pait, g satu selera sama gue"
"elooo, belum dicoba racikan gue uda bilang g enak, dasar alien"
"hahahahahaha, sorry maho, i am not interested with your coffe now, maybe next timelah ya, racikan gue lebi enak"
"mak lampir"
"pulang yuk, bawa mobil kan?"
"yoi, ayok neng, monggo, 100rebu"
"dasar, matre"
"buat anak bini atuh neeng"
farah menjawab sautan endra sambil nyengir nutup laptopnya, part yang sejenak ia baca dari tulisannya hari ini, sempat membuat dia senyum sejenak,

kadang aku duduk disini mengutuki hari
menjelajah ruang yang hari ini kau tak disini
kamu mati, ak disini
knapa tak kau ajak saja aku dulu?
knapa kamu pergi sendiri?
bahkan hari ini, 
ada yang menyebutku kopi
iya, 
kopi..
biji hitam yang dicintai banyak orang
tapi terlalu kelu untuk ak telan


 Kopi #1



Friday, April 18, 2014 0 comments

Selamat #1

halo bloggy, selamat libur panjaaang :D

saya g tau knapa, tp tiap liburan yang agak sedikit panjang, imun saya pasti turun, yasalaam, ini hidung jadi kayak tomat, merah kebanykan kempis2 -.-
flu, dan tentunya suara serak2 becek, penyakit yang g mbois menurut markinang :D
oia, saya sampe lupa, ada markinang dihidup saya :v
saya, kadang bahkan gtau knapa, ketika saya mengingat dia, yaya, sekedar mengingatnya ketika saya pulang kantor, pas lagi diatas motor, mendadak besoknya, pasti, pasti wes, muncul nama dia didaftar wassap saya, aneh kan?
aneh emang, tp saya sendiri gtau knaapa. mungkin gelombang elektromagnetik yang menyampaikan ingatan saya :D
pertanyaan basa basinya dia, kalo nge wassap saya :
x : hoik hoik :3
y : oik
x : sehat?
y : pilek :D
x : mesti, flu menaun
y : you know me so well lha, haha
x : ngombe madu, istiraahat
y : oik
do you remember nang bro, 2 taun lalu, elo maksa gue ikut kerumah elo padahal gue sedang sakit, saiki sok2an sakno karo ak, pengen t pites -___-
dia, sahabat baik saya *sekalipun sempat ada goncangan dikit xD*  tempat bertukar pendapat, kalo inget :v
karna kami punya kehidupan masing2, jadi cukup gelombang elektromagnetik yang entah darimana datengnya, yang jadi perantara, semacam alarm "hae nang bro, i need you"
istilah kerene gitu kayake :D

coba saya sama mantan saya bisa sewoles saya sama markinang, pasti enak, padahal memaafkan itu meringankan beban lho, knapa sampe sekarang g beres2 itu hati,
ibarat jajan, kata mak,
masalahmu iku wes kadaluarsa ndut :D
kalo saya ada yang salah, saya sudah minta maaf, coba kalo dia yang salah,
setaun mane gelem njaluk sepuro -.-
saya juga heran sih mak, tp juga sembaranglah, sak enake pikiran dan hatinya diye,
yang penting saya disini, semacam nyanyi sama nada becek "ak baik2 sajaaa"
:D

hidup saya dikantor, koplak2 nyetresi :D
ada ae kejadian yang aneh2, mulai saya dimasukin ke kardus, yang ini saya didalem kardus mikir, mas2 iki, dipikir ak iki mrfu be.e, dikardusi -_-
sampe jilbab saya distempel, distempel tulisan moch. erry s.
ape ngamuk ya piyee, wes kadung distempel -______________-
"nanti ilang kok ndut, orang itu stempel biasa" ngomongnya sambil ketawa, sama nambahi stempel dipipi, ditangan, sama di jidat saya, dipikir ak telor asin, distempeli -.-
ngelawan juga tetep kalah, ah yasudahlah, tapi ditunggu bang, pembalasan saya *senyum sadis* :D
 hidup abang2 saya dikantor lebih rodi kok dari hidup saya, jadi saya maklumi ketika mereka melakukan hal gila, kecuali hal gilanya bang er yang ngaku2 saya pacarnya
njaluk disawat emu -.-
apa'an, itu sama saja menutup kesempatan saya mencari manusia-manusia jomblo lainnya bang*alay*wkwkwkwk
ngarang uda pernah ditolak juga, hadeee, iki membentuk citra pehape -.-
kapan ak tau nolak, njiwit sering, opomane nyenggrang xD
percakapan ala om2, yang ngebicarain istri2 mereka, ada juga yang seruangan, nge loudspeaker ketika telpon istrinya, lucu beud
orang hal gitu ya di loudspeaker, piye ak g ketawa ngakak2, ngomongin istrinya yang abis perikasa kehamilan lho
sampe dibekep sama bang er disuruh diem, kalo sampe t critain kronologis telponnya, bisa panjang ini cerita xD 

be strong, be smart!
itu, semacam moto hidup kami berempat :D
belum pernah tau kan kalo mas eri muali geje niruin mas yusi nangis, dan ini kami menyebutnya tangisan cina, perut sampe kaku gara2 ketawa :'D
secara, mas eri, iya mas eri yang pendiem itu, yang kalem bin ganteng itu, yang berwibawa, niruin mas yusi yang sentremeblenya setara sama saya, saya, yaya saya yang ketawa paling keras
sampe mas er megangin kepala saya, sama nyubit pipi saya biar bisa diem
kebanyaken kumpul sama kami mungkin kamu bang, jadi ketularan gilingnya saya sama mas yusi, sama mas ed pisan se :D

nikmat mana lagi yang harus saya dustai, ketika saya dipertemukan sama orang2 yang ngajari saya harus lebih kuat dari sebelumnya
harus :)

serapuh apapun hati kamu sekarang nduk, kamu harus mulai membuat pijakan kuat, kamu harus belajar menguat

surabaya
Jumat, 11.56 PM
titip rindu untuk kamu

selamat menjelang masa depan, linda :)




Sunday, April 13, 2014 0 comments

Your gun

Hai sunrise,
ketika cinta menyerangmu pake sniper, kamu bisa apa?
Rasanya kayak 1 tembakan, manis!

Surabaya
14 april 2014

Jatuh cinta semacam pake selimut
Anget

Wednesday, April 9, 2014 0 comments

Temporary

Karena aku mencintai yang sewaktu-waktu pergi, yang sewaktu-waktu diambil. Aku belajar bagaimana caranya melepaskan. Aku belajar bagaimana menyikapi kepergian.

Aku belajar mengosongkan diri dari apapun yang memenuhi. Hingga setiap ruang dalam hati terasa lebih lapang dari biasanya. Lalu mengisinya lagi dengan lebih tertata dan bijaksana.

Karena aku mencintai yang sewaktu-waktu mati, yang sewaktu-waktu harus hilang. Aku belajar tentang kesendirian. Betapa hidup dalam diri sendiri begitu meresahkan.

Aku belajar bagaimana membuat hari-hari terasa lebih lapang. Selalu siap dengan kehilangan. Selalu siap dengan kepergian. Sebab aku, sejatinya, tidak pernah memiliki apa-apa. Tuhan hanya menitipkanmu untuk aku cintai.


Karena aku mencintai yang sewaktu-waktu mati
Sunday, April 6, 2014 0 comments

Dear bang er,

Dear abang,
Haha, sawangane yaopo ngunu ak nulis ngene :D
Kadang semacam hal yang susah sekali saya jelaskan secara langsung, dengan anda. Mulai dari perdebatan kita yang g pernah ada habisnya, sampe tinggal meninggal dan tunggu menunggu, haha..
Semacam hal yang kadang terlalu frontal untuk saya jelaskan langsung, toh sifatmu yang manusia ngeyelan abad ini biasanya membuat saya ujungnya ngomong, 'yawes sembarang' haha..
Hal, pertama saya pengen nulis ini, seputar masa lalu saya, masa lalu yg sepertinya hingga detik ini, masi belum mau berdamai dengan saya. Ngenes emang, tp saya harus gimana, dan mau bilang apalagi, memang kenyataannya seperti itu, bahkan buat berteman di jejaring sosial yang notabene kita gperlu tatap muka, dia menolak kehadiran saya. Dan kamu, tau benar soal itu, sebenarnya keinginan kita sama, cuna mau lihat saya sama masa lalu saya tetap Baik-baik saja. Tpi cara kita berbeda, km bertindak dan saya memilih diam, sama nunggu. Karna saya tau, waktu menyembuhkan setiap luka kok. Dan saya, percaya itu :)
Yasudahlah, karena kamu sukses memperumit masalah saya, tp saya tau, niatnya baik. As i told you, cukup sekedar saya tau, dia Baik-baik disana, sudah mendamaikan hati saya, sekalipun dia g berdamai dengan saya, cukuplah
Setiap manusia punya cara sendiri kan nyampein rasa sayangnya?
Dan itu cara saya
Saya yakin, suatu saat nanti, dia pasti nyari saya lagi..
Gtau knapa, mungkin cuma keyakinan alam bawah sadar saya
Yasudah diskip saja. Yg penting, dia baik-baik, sehat, dan jadi lebih baik disetiap fase kehidupan dia.
Amin
Yang kedua, saya pengen bilang tentang kamu. Yaya, kamu
Hai bang, saya bukan makhluk sesempurna bayanganmu. Yang cewek sekali, pake rok tiap hari, pinter masak, atau apapun itulah tipe dipikiranmu. Saya, apa ya, selain saya g terlalu suka mandi malem, saya jg hampir jarang sekali pake rok :D
Jauhlah, g ada apa2nya dibandingkan keinginan anda, boleh jadi juga jauh dibandingkan sama mantan2 anda. Secara, elo yg ganteng itu, knapa juga suka nuntut saya seperti itu, suka ya sama saya? Aguh, semacam saya upik abu bang :'D
So please, jangan menuntut saya menjadi apa yg kamu minta, karna yg saya cari, yg nerima saya sebagai saya, diawal. Percayalah, ketika kamu sayang seseorang nanti, apapun yang terbaik yg bisa kamu lakuin buat nyenengin dia, pasti kamu berusaha sebaik mungkin..
Berdasarkan pengalaman saya kalo ini :D
Yang ketiga tentang saya, kamu mungkin tau, sedingin apa saya, haha
Yang sampe detik ini, kalo duduk diwarung ngadep jalan pas makan, masi keinget beli leker, yang saya makan sama mantan saya diatas motor. Hahahaha..
Saya suka mengenangnya, karna kadang membantu saya, buat memaafkan dan mengikhlaskan hal2 menyakitkan dibelakang.
Membantu saya sembuh lebih cepat yang jelas.
Yang slalu saya tanemin, setiap manusia g ada yang pernah luput dri salah. Semacem terapi ikhlas :D
Saya, bukan gsuka sama kamu bang, yang berulang kali kamu tanyakan, cuma saya realistis, saya bukan orang yang kamu mau.
Jadi. Saya, sebaik mungkin berusaha membatasi perasaan saya sendiri..
Kalo tuntutan kamu seperti itu, gimana saya mau lari, melangkah ae dadi g wani..
Saya, memang belum menemukan orang sebaik mantan saya yang terakhir ketika berinteraksi sama saya, dia, bisa jadi sahabat, keluarga, pacar, kakak, sekaligus partner yang baik buat saya.
Tapi saya yakin, kalo dia memang bukan buat saya, nanti Allah akan kirim pengganti yg sebaik dia, lebih mungkin..
Tanpa harus mengubah kepribadian saya, bang :)
Saya, memang bukan sosok yang sempurna, banyak kurangnya malah.
Saya juga, bukan calon istri yg baik mungkin saat ini.
Tapi yang saya tau, dan yang memang saya mau,
Ketika nanti saya jadi seorang istri, maupun ibu, saya akan berusaha jadi yang terbaik dari yang baik, itu janji saya.
:)
Daan ketika kamu tidak menerima saya sebagai saya hari ini, jangan memaksa saya untuk jadi apa yg kamu minta bang, dalam sekejap ini.
Saya g akan pernah bisa, berubah jadi makhluk sempurna yang anda inginkan.
Dan saya juga g berminat untuk jadi orang lain
:)
Jadi, bisakah kita berjalan dijalan kita masing-masing, dengan keinginan kita masing2?
:)
Saya, mencari yang membuat saya nyaman..
Hal fundamental, nyaman cerita hal apapun, karna toh kalo tua ntar kan katanya, kita cuma bisa berbagi cerita dengan pasangan hidup Kita...
Jodoh, rezeki, mati, sudah dituliskan atas kita
Jadi, mari kita ikhtiar, semoga segera dipertemukan dengan jodoh yang terbaik menurut Allah
Kita g pernah tau itu dimana kan? Dan gimana bentuknya.
Keep in try!
B)
Ps : saya tau anda g akan pernah baca ini, tpi saya cukup lega bisa menuliskan ini :D
Warm regards,
Beside you,
Linda rachmawati
Saturday, April 5, 2014 0 comments

Let her go

Well you only need the light when it's burning low
Only miss the sun when it starts to snow
Only know you love her when you let her go
Only know you've been high when you're feeling
low
Only hate the road when you’re missin' home
Only know you love her when you let her go
And you let her go
Staring at the bottom of your glass
Hoping one day you'll make a dream last
But dreams come slow and they go so fast
You see her when you close your eyes
Maybe one day you'll understand why
Everything you touch surely dies

But you only need the light when it's burning low
Only miss the sun when it starts to snow
Only know you love her when you let her go
Only know you've been high when you're feeling
low
Only hate the road when you're missin' home
Only know you love her when you let her go
Staring at the ceiling in the dark
Same old empty feeling in your heart
'Cause love comes slow and it goes so fast
Well you see her when you fall asleep
But never to touch and never to keep
'Cause you loved her too much
And you dived too deep
Well you only need the light when it's burning low
Only miss the sun when it starts to snow
Only know you love her when you let her go
Only know you've been high when you're feeling
low
Only hate the road when you're missin' home
Only know you love her when you let her go
And you let her go (oh, oh, ooh, oh no)
And you let her go (oh, oh, ooh, oh no)
Will you let her go?
'Cause you only need the light when it's burning
low
Only miss the sun when it starts to snow
Only know you love her when you let her go
Only know you've been high when you're feeling
low
Only hate the road when you're missin' home
Only know you love her when you let her go
'Cause you only need the light when it's burning
low
Only miss the sun when it starts to snow
Only know you love her when you let her go
Only know you've been high when you're feeling
low
Only hate the road when you're missin' home
Only know you love her when you let her go

Saya sukaa sekali lagu ini
Suka sekali :3

Semacam saya cuma cukup sekedar tau, saya sayang kamu, karna itu saya membiarkan kamu pergi
Cukup sekedar tau, saya membiarkan saya dibenci, biar kamu lebih lega
Cukup sekedar tau saya kangen kamu, dengan baca alfatihah
Cukup sekedar melihat kabar kamu Baik-baik saja, cukup melegakan hati saya
Cukup sekedar tau, kamu disana suda menemukan orang yang jauh lebih baik dri saya, saya cuma bisa berhamdalah

Untuk apapun itu, cukup sekedar tau..
kadang lebih indah cukup menyampaikan semua lewat doa
Cukuplah bagi saya, melihat hidup kamu yang jauh lebih baik
Karna memang cuma itu. Cita2 saya atas kamu,
Yang bagi saya hari ini, cukup tau kamu tetap Baik-baik saja dimanapun kamu berada, sudah semacam anugrah buat saya...

'Cause you only need the light when it's burning
low
Only miss the sun when it starts to snow
Only know you love her when you let her go
Only know you've been high when you're feeling
low
Only hate the road when you're missin' home
Only know you love her when you let her go
:)